Nonton Mahakarsa 623 di Assalaam



Seruuu banget kemarin malam. Nonton pensi (read : pentas seni) sederhana ala santri-santri pondok. Tau ga? Jadi santri pondok pesantren tidak melulu tentang belajar kitab-kitab tebal dan berada di dalam ruangan semalam suntuk atau hal lainnya yang sering dianggap membosankan, tapi juga bisa asyik mengekspresikan diri seperti ini. Kamu masih bisa bebas berkarya dan menyalurkan bakatmu, bukankah itu menyenangkan?

kamera mb alif 2248

Tari Medley Nusantara di Panggung MAHAKARSA 632

Hari minggu setelah shalat asar saya dari Semarang menggunakan bus, dan selepas magrib sudah sampai di Kota Solo. Cuss menuju pondok pesantren Assalaam, kalau belum tahu nanti wajib search yaa. Langsung saya ke kamar teman saya yang sedang dalam masa pengabdian di pondok, tiba di sana, bersih-bersih badan, ganti baju, shalat, dandan, berangkat menuju lokasi kegiatan yang letaknya cuman beberapa meter dari depan kamar teman saya.

Jauh berbeda dengan kegiatan terakhir diangkatan saya, kali ini panggungnya luar biasa megah, sekedar info saja, dulu kami pakai meja kelas untuk dijadikan panggung, jumlahnya bisa sampai 40 meja yang harus kami gotong-gotong. Background panggung lima kali lebih besar dari jaman saya mondok, dan sekarang ada bangku juga untuk para penonton… padahal kita dulu duduk di rumput-rumput sampai bokong anyep-anyep basah. Lightingnya luarr biasa, seperti sedang nonton konser (mungkin karena saya tidak pernah nonton konser sebelumnya), tentunya di dukung sound dan kameramen yang handal dan you know, ada kembang apinya segala.

Banyak sekaliii hal yang ingin dijabarkan sebagai perbandingan dan juga sekaligus bernostalgia dengan masa remaja (sekarang juga masih berasa remaja kok). Tapi kalau dilanjutkan saya malah tidak akan bercerita tentang pensinya ya?

Pensinya keren.

MAHAKARSA 632 nama kegiatannya, malam itu acara dimulai setelah waktu shalat isya. Ternyata banyak penonton selain dari kalangan santri, orang tua santri juga ada yang ikut antusias menonton pensi ini, beberapa teman alumni angkatan saya pun ternyata datang menonton. Dan saya jauh-jauh dari Semarang terkhusus untuk menyaksikan pensi yang nampaknya akan spektakuler ini.

Diawali dengan nyanyian oleh grup khasidah yang terdiri dari sekitar 15 orang, dengan pakaian serba berwarna merah muda dan dua orang yang terlihat menari mengikuti irama musik pada dua sudut panggung. Kemudian mulailah masuk beberapa kontingen dan dua orang Master of Ceremony yang berpakian bak putri kerajaan dengan gaun mengembang dan mahkota di kepalanya, menyampaikan rentetan samutan dan kata pengantar dalam tiga bahasa, arab, inggris, dan indonesia, kemudian pembukaan acara dilanjutkan oleh Mudir Ma’had Assalaam.

Sebelum sampai pada pentas utamanya (yang biasanya adalah cerita-cerita daerah, seperti drama singkat yang dimainkan oleh para santri mulai dari kelas 1 smp sampai 2 sma) lebih dulu para penonton disuguhkan dengan berbagai macam pertunjukan kesenian daerah. Aksi para santri karawitan menjadi pembukanya, nyanyian merdu diiringi alunan musik gamelan yang seutuhnya dibawakan oleh santriwati Assalaam. Kemudian diikuti penampilan beberapa tarian khas daerah yang semuanya dibawakan oleh santriwati mulai dari kelas 1 smp hingga 2 sma, diantaranya tarian khas Betawi (tapi mohon maaf saya lupa nama tariannya), kemudian tari rentak besapih khas Jambi, tari zapin khas Riau, dan tari medley nusantara.

Belum cukup dengan rentetan penampilan itu membuat penonton terpana, layar besar di atas panggung mulai menunjukkan video sekelompok santri yang sedang berlatih memainkan alat musik layaknya sebuah orkestra. Para pemain mulai bergerak dalam suasana panggung yang gelap, sekelompok paduan suara, para pemain musik orkestra, pemain drum, pemain biola, bass, dan alat musik lain semuanya dibawakan oleh santriwati. Musik mulai mengalir dan menyita perhatian penonton yang disambut suara penyanyi utamanya, lima orang santriwati dengan gaun yang indah dan suara merdunya sukses menghibur penonton dan menciptakan senyum yang lebar. Suasana juga semakin meriah karena para santri di bangku penonton asyik bersorak ketika melihat teman-teman mereka muncul di panggung, selain itu mereka juga dengan kompaknya membawa stick lamp warna-warni, yang ini jelas tidak pernah ada di jaman saya sekolah di sini hehehe.

kamera mb alif 2256
Suara merdunya berhasil menghibur penonton, dengan lagu this is me.
kamera mb alif 2254
Para pemain orkestra yang cantik-cantik.

Melanjutkan inti dari pensi ini, dimulailah drama singkat yang menceritakan dua kerajaan bersudara di wilayah Toraja, katanya kisah ini terinspirasi dari kisah lima pandawa. Dalam drama ini diceritakan dua kerajaan bersaudara ini mempunyai watak yang berbeda, yang satu baik hati dan yang satu dapat dikatan sebagai tokoh yang jahat. Pertikaian dimulai ketika kerajaan yang jahat selalu mengganggu si baik, sampai terjadi pertempuran yang di menangkan oleh si baik. Tapi dibalik itu mereka bersedih karena termakan emosi semata dan mengakibatkan pertumpahan darah saudara-saudaranya sendiri.

kamera mb alif 2262
Klasik sih ya ceritanya, yaa tapi memang begitu kenyataannya. Pesannya, jangan sampai termakan oleh amarah yang hanya berakibat penyesalan mendalam.

Next guyss, ada pertunjukan musik dan beberapa penampilan lain. Penutupan acara diikuti dengan masuknya semua pemain tadi ke atas panggung, bernyanyi bersama dan diakhiri pelepasan balon yang terbang ke langit malam gelap dengan dihiasi bulan yang cantik tepat diatas para penonton. Sayang banget yaa masih ada yang menerbangkan balon sebagai bentuk ceremony, mungkin pengetahuan bahwa balon yang terbang entah kemana itu akan menjadi sampah di lautan belum sampai kepada mereka ya? Semoga ceremony serupa itu bisa digantikan dengan hal lain yang lebih bermanfaat yah.

kamera mb alif 2281
Penampilan penutup dalam MAHAKARSA 632

But, secara keseluruhan acaranya mampu menyedot perhatian dan membawa emosi penonton mengalir dengan asiknya. Bukan hanya menyuguhkan penampilan-penampilan menarik, tapi penempatan dan unsur-unsur lain yang ditambahkan dalam keseluruhan acara mampu membawa emosi penonton sepenuhnya ikut hadir dalam acara tersebut. Good show and good job.